Perkara
Seharusnya tidak menjadi seperti itu.
Apakah aku yang kurang memahami.
Atau kau yang sangat santai menghadapi.
Apakah masih dibilang peduli.
Terus terang saja aku kecewa.
Mau marah tapi menjadi percuma.
Sangat biasa saja.
Tapi aku bergejolak.
Itu semua berawal darimu.
Diawal aku percaya.
Namun tak memikirkan yang aneh aneh.
Cukup berpikir yang jernih.
Aku ingin menampar wajahku.
Seketika tahu bahwa kau masih begitu.
Dengan aku tetap bersamamu.
Kemungkinan besar aku akan kuat.
Apakah aku yang kurang memahami.
Atau kau yang sangat santai menghadapi.
Apakah masih dibilang peduli.
Terus terang saja aku kecewa.
Mau marah tapi menjadi percuma.
Sangat biasa saja.
Tapi aku bergejolak.
Itu semua berawal darimu.
Diawal aku percaya.
Namun tak memikirkan yang aneh aneh.
Cukup berpikir yang jernih.
Aku ingin menampar wajahku.
Seketika tahu bahwa kau masih begitu.
Dengan aku tetap bersamamu.
Kemungkinan besar aku akan kuat.
Komentar
Posting Komentar