Jika kau pengantar

Hei,Dia tak sesaat.
Diantara aku melesat.
Raguku mengendap ngendap.
Sedia rangkulmu siap.
Kau bantu aku memandu.
Menuntunku untuk berpadu.
Ku selalu manja padamu.
Naif bila masih mengadu.
Begitu sindirnya.


Kau takkan mepet.
Tapi kau handal mengajak kesuatu tempat yang menyenangkan.
Kau tlah mengutip.
Tapi kau hilangkan prasangka buruk dari diri ini.
Kau punya derita
Tapi ku hilangkan dengan sebuah cara tenang semua.
Kau dingin bersama pelukku tapi kau aman.

Memandang, lampion dilangit.
Ikut bernyanyi Dan sahut ku.
Dan malam kan jadi terhias.
Tapi malam suara yang sunyi jadi ramai begini kau menatap aku senangnya.

Dan kau memperlihatkan keadaan.
Angkuh gengsi agar menghilang.
Dan sudah hati kecil miris.
Bagianku  kau yang terhits.

Kau takkan mepet.
Tapi kau handal mengajak kesuatu tempat yang menyenangkan.
Kau tlah mengutip.
Tapi kau hilangkan prasangka buruk dari diri ini.
Kau punya derita
Tapi ku hilangkan dengan sebuah cara tenang semua.
Kau dingin bersama pelukku tapi kau aman.

Memandang, lampion dilangit.
Aku tak kejam Dan sahut ku.
Dan malam perlu belaian.
Tapi malam suara yang sunyi jadi ramai begini kau menatap aku senangnya.

Mengajakmu.
pagi dan malam.
Setia jalani.
Dan hanya kan terkenang.

Komentar

Postingan Populer